Rabu, 12 April 2017

Teks Negosiasi

            Negosiasi adalah proses tawar - menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak dan pihak lain (kelompok atau organisasi). Negosiasi berfungsi untuk mengatasi atau menyesuaikan perbedaan dan memperoleh sesuatu dari pihak lain tetapi tidak dipaksakan.

   Unsur - unsur pembangun :
  1. Partisipan, biasanya pihak yang menyampaikan pengajuan dan yang menawar untuk memecahkan konflik. Ada juga partisipan ketiga sebagai perantara, penengah atau pemandu.
  2. Adanya perbedaan kepentingan dari kedua belah pihak.
  3. Ada pengajuan dan penawaran.
  4. Ada kesepakatan sebagai hasil negosiasi. Jika tidak tercapai kesepakatan berarti tidak terjadi negosiasi.

   Persyaratan-persyaratan :
  1. Dilakukan dengan santun.
  2. Tidak ada tekanan atau paksaan.
  3. Saling menguntungkan.
  4. Kesepakatannya bersifat praktis, bisa diterapkan.

   Faktor yang menentukan keberhasilan :
  1. Ketersediaan semua untuk berkompromi dengan pihak lain
  2. Tidak ada pihak yang dirugikan
  3. Kesepakatan yang dicapai bersifat praktis
  4. Alasan yang disertakan mampu memengaruhi pihak lain

   Ciri - ciri :
  1. Pengajuan
  2. Penawaran
  3. Kesepakatan bersyarat

Senin, 12 Desember 2016

Huruf Hiragana

Apa itu huruf hiragana?

Hiragana adalah suatu cara penulisan bahasa Jepang dan mewakili sebutan suku kata, contohnya ka, ta, dan na. Penulisannya dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah. Penyederhanaan dari huruf kanji. Terdiri dari 46 huruf standar yang bila dimodifikasi atau ditambah tanda tertentu akan menghasilkan bunyi huruf lain : 72.

ひらがな - HIRAGANA

-
A
I
U
E
O
-
HA
HI
FU
HE
HO
-
KA
KI
KU
KE
KO
-
MA
MI
MU
ME
MO
-


SA
SI
SU
SE
SO
-
YA

YU

YO
-
TA
CHI
TSU
TE
TO
-
RA
RI
RU
RE
RO
-


NA
NI
NU
NE
NO
-
WA

O

N

Catatan :「を」(o) hanya digunakan sebagai partikel objek.
                  Contoh : Hon o yomimasu (membaca buku)

HURUF HIRAGANA DAKUON

KA
+
=
GA
-
SA
+
=
ZA
-
GA
GI
GU
GE
GO
-
ZA
JI
ZU
ZE
ZO

TA
+
=
DA
-
HA
+
=
BA
-
DA
DI
DU
DE
DO
-
BA
BI
BU
BE
BO

HA
+
=
PA
PA
PI
PU
PE
PO

Catatan :「゛」→ dibaca ten ten (koma)                     「゜」→ dibaca maru (bulat)
           「じ」dan「ず」→ umum
           「ぢ」dan「づ」→ khusus, contoh つづく (tsuzuku), ちぢめる (chijimeru)

BUNYI PANJANG

Dalam bahasa Jepang, panjang pendek bunyi dapat menimbulkan perubahan makna kata. Bunyi yang diperpanjang adalah bunyi vokal (あ、い、う、え、お). Contohnya, yaitu :
おばあさん     ↠ obaasan
おじいさん     ↠ ojiisan
くうき             ↠ kuuki
おねえさん     ↠ oneesan
こうこうせい ↠ koukousei
おおきい         ↠ ookii
こおり             ↠ koori
Catatan : Biasanya「お」(o) diperpanjang dengan 「う」(u). 
                Contoh : さようなら (sayounara), おはよう (ohayou), ありがとう (arigatou)

KONSONAN RANGKAP

Sama halnya dengan panjang pendek bunyi, konsonan rangkap juga membedakan arti kata. Konsonan rangkap dilambangkan dengan っ (tsu kecil). Konsonan yang digandakan adalah konsonan yang mengikutinya. Contohnya, yaitu :
きっさてん     ↠ kissaten
よっか             ↠ yokka
みっか             ↠ mikka